Sunday, July 18, 2021

Ringkas

 Di samudera keberadaan yang tak terkapai,
ditemani "seuncang aku",
setelah dihirup,
diletakkan ditepi,
dan kaca itu sekali lagi memandang langit,
cantik,
nyaman sekali ketika itu,
seakan aku  berada dalam duniaku,
yang kadang dipanggil nyata,
tapi lebih sebagai lara.

Ringkas,
ringkas jawapanmu ,
seperti ringkasnya kedipan mata yang mempersona,
seperti cepatnya degupan jantung tika bersamamu,

Didalam ringkasan itu,
nyaman sekali suaramu,
tak ubah seperti lagu yang kudengar disepanjang lena,
cukup menawan ,

Masih segar diingatan,
ah,
aku berkhayal,
kembali mengambil "seuncang aku",
dihirup hingga selesai,
lalu pergi melambai.

-suara bangsat-

No comments:

Post a Comment